Siapa yang tahu Gunung Merapi?
Gunung Merapi adalah Gunung tinggi yang terletak di kawasan Yogyakarta dan Jawa Tengah. Ia adalah gunung berapi teraktif di Indonesia yang memiliki siklus erupsi sekitar 2 dan 5 tahun. Tercatat sejak tahun 1006 telah terjadi erupsi dahsyat pada Gunung Merapi ini.
Sejak tanggal 5 November 2020 gunung Merapi sudah berstatus siaga III. Gunung ini mengalami gempa berbahaya dan memuntahkan lava vulkanik sehingga penduduk di area sekitarnya harus mengungsi.
Bersamaan dengan meletusnya gunung merapi ternyata gunung Ile Letowolok di Nusa Tenggara Timur dan gunung Semeru di Jawa Timur juga meletus pada tanggal 30 November dan 1 Desember tahun ini.
Di atas permukaan bumi memang terdapat gunung-gunung yang terpancang baik aktif maupun tidak aktif. Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki banyak gunung aktif karena berada di zona sabuk sirkum-pasifik atau yang juga dikenal dengan ring of fire (cincin api).
Gunung-gunung berapi aktif tersebar di sekitar cincin api karena disebabkan pergerakan lempeng tektonik di daerah tersebut.
Pasak Bumi
Gunung adalah salah satu ciptaan Allah Swt yang istimewa, benda-benda raksasa ini sering disebut dalam al-quran dengan fungsi khusus menjadi pasak bumi.
وَٱلْجِبَالَ أَوْتَادًا
Dan gunung-gunung sebagai pasak
Apa yang dimaksud dengan gunung menjadi pasak bumi?
Dr. Frank Press seorang ahli geologi ternama Amerika Serikat sekaligus penulis buku berjudul Earth mengungkapkan bahwa gunung serupa dengan pasak yang kokoh yang menjaga stabilitas kerak bumi dari goncangan hebat akibat gerakan cairan panas atau magma yang ada dalam perut bumi.
Gunung adalah lipatan kerak bumi yang terbentuk akibat pergeseran kerak bumi yang membesar dan menjulang tinggi.
Namun gunung yang nampak di permukaan dan menjulang tinggi itu pada dasarnya adalah sebagiannya saja. Sebagiannya berupa akar gunung yang tertanam jauh di dasar bumi.
Dalam surat al-anbiya : 31 dan al-mursalat :27 Allah Swt berfirman:
وَجَعَلْنَا فِي الأرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِهِمْ وَجَعَلْنَا فِيهَا فِجَاجًا سُبُلا لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ
Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) guncang bersama mereka, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk. (Al-anbiya : 31)
وَجَعَلْنَا فِيهَا رَوَاسِيَ شَامِخَاتٍ وَأَسْقَيْنَاكُمْ مَاءً فُرَاتًا
Dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi, dan Kami memberimu minum air tawar.
Gunung-gunung yang besar itu sebagian besar menjadi rumah berbagai macam kehidupan makhluk hidup. Mereka mendapatkan sumber makanan dan sumber air yang memancar di sungaim-sungai dan mata air.
Tanah yang subur yang terdapat pada gunung-gunung berapi yang aktif menumbuhkan pepohonan dan hutan, juga memungkinkan manusia untuk tinggal dan bercocok tanam menghasilkan berbagai sayuran dan buah-buahan.
Letusan gunung berapi aktif memang memberi dampak positif bagi kesuburan tanah, di samping dampak negatif yang ditimbulkan.
Gunung-gunung berjalan
Segala ciptaan-Nya yang ada di alam semesta ini penuh dengan keajaiban. Berbagai fakta ilmiah ditemukan baru-baru ini namun sebenarnya sudah diceritakan oleh Al-Quran sejak 14 abad yang lalu.
Di antaranya adalah bahwa gunung-gunung di bumi itu sebenarnya bisa berjalan. Wow......
Allah Swt berfirman dalam surat An-naml 88 :
وَتَرَى ٱلْجِبَالَ تَحْسَبُهَا جَامِدَةً وَهِىَ تَمُرُّ مَرَّ ٱلسَّحَابِ ۚ صُنْعَ ٱللَّهِ ٱلَّذِىٓ أَتْقَنَ كُلَّ شَىْءٍ ۚ إِنَّهُۥ خَبِيرٌۢ بِمَا تَفْعَلُونَ
Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan
Gunung tercipta dari lempeng bumi yang bergerak dan bergeser membentuk lipatan-lipatan-lipatan besar. Lempeng bumi adalah lapisan-lapisan kerak terluar magma yang mempunyai ketebalan sekitar 100 kilometer.
Lempeng bumi mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat dan bergeser setiap tahunnya dengan kecepatan 1-5 cm membawa benua dan dasar laut.
Nah, seiring dengan pergerakan dan pergeseran lempeng bumi. Maka gunung-gunung yang berada di atasnya juga ikut bergerak dan bergeser dari tempatnya semula.
Para pakar geologi modern menyebut peristiwa ini dengan sebutan continental drift atau gerakan mengapung dari benua.
Karena itulah Al-Quran menyebut gunung berjalan seperti awan, perlahan tapi pasti meski tak dirasakan oleh manusia yang berada di atasnya. Hal tersebut benar-benar fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah melalui sains dan teknologi.
Nah, ternyata gunung Merapi itu berjalan seperti kita ya sahabat........ Bukan hanya Merapi, tapi Semeru, Ile Letowolok dan seluruh gunung-gunung di dunia ini bisa berjalan laksana awan seperti kata ayat Al-Quran di atas.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar