Jumat, 20 November 2020

ILMU TANASUB DALAM AL-QURAN


Tanasub ini secara bahasa adalah saling berkaitan. 

Nah, secara istilah tanasub berarti ayat-ayat Al-quran yang saling berkaitan baik secara lafadz ataupun makna. 

Tanasub ini berkaitan dengan munasabah. Munasabah adalah keterkaitan. 

Ilmu tanasub ini adalah bagian dari bab yang dibahas dalam ilmu Al-quran. 

Ilmu ini bersifat ijtihadi yaitu merupakan hasil eksplorasi dan penelitian para ulama ilmu Al-quran yang akhirnya menemukan bahwa dalam ayat-ayat Al-quran terdapat keterkaitan satu sama lain sehingga membentuk keindahan, keseimbangan dan kandungan makna yang luar biasa dahsyat. 

Keterkaitan ayat-ayat ini menjadi salah satu kelebihan dan mukjizat Al-quran yang menjadi bukti kebenaran Al-quran dan tak bisa ditiru oleh siapapun. 

Seiring waktu bergulir, seiring masa berganti. Sejak Al-quran diturunkan 24 abad silam semakin banyak keajaiban-keajaiban baru Al-quran yang ditemukan bersama dengan pesatnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Baik dari sisi redaksi, gaya bahasa, kisah-kisahnya, kandungan isinya, isyarat ilmiahnya, bahkan yang terbaru adalah pada tulisannya.  

Keajaiban Al-quran memang tak kan pernah lekang zaman, keajaibannya tak pernah habis oleh eksplorasi, keajaibannya seperti angkasa tak terbatas dan lautan tak bertepi. 

Semakin digali semakin tak terhingga. 

Demikianlah kebesaran dan keluasan ilmu Yang Maha Kuasa. 


Tanasub dalam Al-quran


Ada beberapa macam tanasub ayat dalam Al-quran:

1. Tanasub ayat dari segi lafadz

Keterkaitan ini berkenaan dengan kaidah tata bahasa Arab (Nahwu Sharf) 

Seperti  dalam surat al fatihah ayat ke 2-4:

الحمدلله رب العالمين   الرحمن الرحيم   مالك يوم الدين

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, Yang Maha Pengasih lagi Penyayang, Yang merajai hari pembalasan. 

Pada ayat-ayat ini terdapat keterkaitan lafadz. 

Lafadz الرحمن  dan الرحيم akhirnya dibaca kasroh/jar mengikuti lafadz  رب العالمين dan berkedudukan sebagai sifat. 

Begitu pula lafadz  مالك يوم الدين dibaca jar sebagai sifat yang ketiga. 

2. Tanasub ayat dari segi makna

Nah, tanasub bagian kedua ini banyak macamnya. 

a. Keterkaitan makna ayat dengan makna ayat sebelumnya

b. Keterkaitan makna ayat dengan makna ayat sesudahnya

c. Keterkaitan makna kelompok ayat dengan makna kelompok ayat sebelumnya.    

d. Keterkaitan makna kelompok ayat dengan makna kelompok ayat sesudahnya

e. Keterkaitan makna awal ayat dengan makna akhir ayat dalam satu ayat. 

f. Keterkaitan makna awal surat dengan makna akhir sura dalam satu surat. 

g. . Keterkaitan makna akhir surat dengan makna awal surat berikutnya. 

Wow.....luar biasa. 

Ternyata Al-quran menarik sekali untuk dikaji dan dipelajari dari berbagai sisi. 

Penjelasan selanjutnya mengenai keterkaitan makna ayat di atas akan penulis kupas tuntas beserta contoh-contohnya dalam artikel berikutnya. 

Oke, semoga bermanfaat bagi pembaca pencinta Al-quran..... 










Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sakit Adalah Nikmat Atau Musibah

  Sakit adalah hal manusiawi. Ia merupakan pertanda bahwa kita masih hidup dan mempunyai fisik.  Yang namanya sakit tak ada yang enak. Mau ...