Sabtu, 14 November 2020

AYAT YANG PERTAMA KALI TURUN DAN YANG TERAKHIR KALI TURUN



Saat kita membaca Al-Quran di awal mushaf selalu diawali dengan surat Al-fatihah dan diakhiri dengan surat An-nas. 

Namun tahukah teman-teman kalau sebenarnya wahyu yang pertama  turun kepada Nabi Saw bukanlah surat Al-fatihah dan wahyu yang terakhir turun juga bukan surat An-nas ?


Ayat yang turun pertama kali 


Berdasarkan pendapat para ahli tafsir dengan merujuk pada hadits-hadits Nabi maka dikemukakan dua pendapat yang populer tentang ayat pertama yang turun kepada Nabi Saw, yaitu:

a. Awal surat Al-alaq

5 ayat awal surat Al-alaq mengetengahkan tentang pentingnya pendidikan dan baca tulis. 

5 ayat ini turun di gua Hira di kota Mekah saat Nabi Saw melakukan tahannuts/mengasingkan diri untuk beribadah

Saat itu malaikat Jibril turun dan memulai percakapan dengan memerintahkan Nabi untuk membaca dengan berkata "iqra" (bacalah). Tapi Nabi menjelaskan bahwa beliau tidak bisa membaca dengan berkata "ma ana biqari" (Aku tidak bisa membaca) 

Malaikat Jibril tetap menyuruh Baginda Nabi membaca sampai tiga kali berturut-turut. Kemudian yang terakhir kalinya membacakan awal surat Al-alaq. 

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ    خَلَقَ الإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ    اقْرَأْ وَرَبُّكَ الأَكْرَمُ     الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ     عَلَّمَ الإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

Bacalah dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakan, menciptakan manusia dari darah yang menggumpal, bacalah dan Tuhanmu adalah yang Maha  Mulia, yang telah mengajarkan manusia apa yang ia tidak tahu

b. 7 ayat awal surat Al-muddatstsir. Diriwayatkan bahwa saat ayat-ayat ini turun Nabi Saw mengalami ketakutan yang sangat dahsyat karena beliau melihat malaikat Jibril yang menampakkan diri di atas bukit. 

يَا أَيُّهَا الْمُدَّثِّرُ    قُمْ فَأَنْذِرْ     وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ     وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ    وَلَا تَمْنُنْ تَسْتَكْثِرُ     وَلِرَبِّكَ فَاصْبِرْ      

Wahai orang yang berselimut,  bangunlah dan berilah peringatan (kaummu), agungkanlah Tuhanmu, sucikanlah pakaianmu,  tinggalkanlah perbuatan keji, jangan engkau memberi dengan maksud mendapatkan balasan yang banyak, bersabarlah karena Tuhanmu

c. Pendapat yang ketiga berpendapat bahwa awal surat Al-alaq adalah ayat pertama yang turun untuk nubuwwah atau pengangkatan Nabi. Sedangkan awal surat Al-muddatstsir adalah ayat pertama yang turun kepada Nabi untuk melakukan perintah dakwah secara terang-terangan. 

Jadi, sudah jelas awal surat Al-alaq lebih dulu diturunkan ya, setelah itu baru menyusul awal surat Al-muddatstsir.  Wallohu a'lam

Bagaimana dengan ayat yang turun terakhir? 

Nah, di sini disebut ayat yang turun dan bukan surat yang turun karena memang Al-quran tidak diturunkan secara langsung, tetapi diturunkan secara bertahap. 

Bisa jadi dalam satu surat, satu ayat atau beberapa ayat waktu penurunannya berbeda-beda. Terutama ayat-ayat yang panjang. 


Ayat yang terakhir turun


Bila menilik tentang ayat yang turun terakhir tentu dipahami bahwa setelahnya tak ada  lagi ayat yang turun. Dengan kata lain ayat tersebut adalah penghabisan. 

Nah, apa yang tersirat? 

Ada dua hal, yang pertama, risalah Islam yang disampaikan oleh Nabi Saw telah selesai dan tuntas, yang kedua, telah dekat masa wafatnya Nabi Saw. 

Dan memang benar, waktu turunnya ayat Al-Quran yang terakhir jaraknya sangat dekat dengan waktu wafatnya Rasulullah Saw. 

Lalu apa ayat terakhir yang diturunkan oleh Allah?

Para ulama  berbeda pendapat: 

a. Ayat din (Al-maidah ayat 3), yaitu ayat yang menyebutkan bahwa agama yang dibawa oleh Nabi Saw telah sempurna dan bisa diaplikasikan di semua tempat dan di sepanjang masa. 


الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

Pada hari ini telah Ku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Ku sempurnakan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku ridhai Islam itu sebagai agama bagimu

b. Ayat tentang riba (Al-baqarah:278) 

ياأيها الذين أمنوااتقوا الله وذروا ما بقي من الربا إن كنتم مؤمنين
Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkanlah segala sesuatu dari riba jika engkau termasuk orang-orang beriman

c. Ayat al-kalalah (An-nisa:176) 

..........يستفتونك  قل الله يفتيكم في الكلالة
Mereka meminta fatwa padamu, katakanlah bahwa Allah memberi fatwa tentang masalah kalalah..... 

d. Ayat al-baqarah 281

واتقوا يوما ترجعون إلى الله ثم توفى كل نفس ما كسبت وهم لا يظلمون
Dan takutlah kamu pada hari kamu dikembalikan kepada Allah kemudian setiap diri manusia dibalas sesuai dengan yang dikerjakan dan mereka tidak didzalimi sedikitpun. 

Pendapat paling unggul adalah pendapat terakhir karena ayat ini turun di hari kesembilan sebelum Rasulullah wafat. Sedangkan ayat din (al-maidah:3) turun pada haji wada tepatnya di hari ke 40 sebelum Rasulullah wafat

Menurut para ulama lebih tepatnya ayat din disebut sebagai ayat penyempurna hukum Islam. 

Demikianlah ulasan tentang ayat pertama dan yang terakhir turun. 

Semoga menambah wawasan dan bermanfaat... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sakit Adalah Nikmat Atau Musibah

  Sakit adalah hal manusiawi. Ia merupakan pertanda bahwa kita masih hidup dan mempunyai fisik.  Yang namanya sakit tak ada yang enak. Mau ...